Pengertian
Sampah
Sampah
merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.
Dalam kehidupan manusia, sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas
industri (dikenal juga dengan sebutan limbah), misalnya pertambangan,
manufaktur, dan konsumsi. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada
suatu waktu, dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi.Menurut WHO,
sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi atau
sesuatu yang dibuang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan
sendirinya. Sampah dalam ilmu kesehatan lingkungan sebenarnya hanya sebagian
dari benda atau hal-hal yang dipandang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak
disenangi, atau harus dibuang, sedemikian rupa sehingga tidak sampai mengganggu
kelangsungan hidup. Dari segi ini dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan
sampah ialah sebagian dari sesuatu yang tidak dipakai, disenangi atau sesuatu
yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari kegiatan yang dilakukan oleh
manusia (termasuk kegiatan industri), dan umumnya bersifat padat (karena air
bekas tidak termasuk didalamnya).
1 Jenis-jenis Sampah
1. Berdasarkan
sumbernya
a. Sampah alam
Sampah yang diproduksi di kehidupan
liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami, seperti halnya daun-daun
kering di hutan yang terurai menjadi tanah. Di luar kehidupan liar,
sampah-sampah ini dapat menjadi masalah, misalnya daun-daun kering di
lingkungan pemukiman.
b. Sampah manusia
Sampah manusia (Inggris: human
waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan
manusia, seperti feses dan urin. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius
bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan)
penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Salah satu perkembangan utama pada
dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia
dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Termasuk didalamnya adalah
perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing). Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang
misalnya melalui sistem urinoir tanpa air.
c. Sampah konsumsi
Sampah konsumsi
merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang, dengan kata
lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. Ini adalah sampah yang
umum dipikirkan manusia. Meskipun demikian, jumlah sampah kategori ini pun
masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses
pertambangan dan industri.
d. Sampah nuklir
Sampah
nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan
uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga
manusia. Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak
berpotensi tinggi untuk melakukan aktifitas tempat-tempat yang dituju biasanya
bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih
dilakukan).
2.
Berdasarkan sifatnya
a.
Sampah organik - dapat diurai (degradable)
Sampah Organik,
yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun
kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos.
b.
Sampah anorganik - tidak terurai (undegradable)
Sampah
Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah
pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng,
kayu, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah
yang laku dijual untuk dijadikan produk laiannya. Beberapa sampah anorganik
yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan, botol dan gelas
bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran, HVS, maupun karton.
Manfaat Sampah
1.
Sebagai pupuk organik untuk tanaman.
Limbah dari sampah organik dapat
dijadikan sebagai pupuk penyubur tanaman dengan menyulap sampah menjadi kompos.
Kompos dapat memperbaiki struktur tanah, dengan meningkatkan kandungan organik
tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air
dalam tanah.
2.
Sampah dapat didaur ulang.
Limbah
sampah dari plastik dan kertas dapat didaur ulang menjadi berbagai barang yang
bermanfaat seperti menjadi produk furnitur yang cantik. atau didaur ulang
kembali menjadi bahan baku pembuatan produk plastik atau kertas.
3.
Menjadi sumber listrik.
Secara tidak
langsung sampah dapat dijadikan sumber listrik alternatif dengan cara merubah
sampah agar menghasilkan gas metana, dimana gas ini dapat dijadikan bahan bakar
untuk menjalankan pembangkit listrik.
Kerugian
Sampah
Adapun
kerugian yang ditimbulkan dari sampah.Sampah bisa menyebabkan banjir bandang,
selain itu sampah yang dibuang sembarangan ke sungai bisa menyebabkan polusi
sungai tersebut menjadi tercemar akibat sampah-sampah tersebut sulit
terurai.Sampah juga menyebabkan penyakit yang timbul. Sampah-sampah yang
dibuang sembarangan ke sunagi apalagi berupa plastik akan menggenang air,
sehingga sampah tersebut menjadi sarang bagi nyamuk. Kemudian akan menyerang
penduduk sekitar dan menyebabkan terkena demam berdarah. Selain demam berdarah
akan banyak penyakit yang menyerang.
5 Solusi
Mengatasi Sampah
Solusi yang
dapat diterapkan di lingkungan sekolah yaitu dengan memberikan sanksi atau
denda kepada siswa yang membuang sampah sembarangan. Menanam tanaman di sekitar
sekolah agar siswa lebih nyaman berada di sekolah. Dan siswa juga bisa membuat
kerajinan dari barang bekas.







