Rabu, 07 Mei 2014

Menenun Embun

Setiap pagi aku menyusuri remah-remah embun
Di jalan rerumputan yang sering kita lewati
Kadang semerbak melati pun ikut tertawa bersama kita
Kini saat musim berganti,
semuanya berubah menjadi awan kemudian hujan
Menghapus jejak-jejak kita
Dan.....
Akhirnya kau dan aku hanyut dalam kenangan yang terbias biru
Di keesokkan paginya aku tak lagi menjumpaimu
Karena aku lihat diriku telah berubah menjadi awan di sepanjang musim,
yang kadang putih dan kadang gelap,
kadang juga ikut menangis bersama bumi yang kering dan patah hati
Sedangkan kau telah berubah menjadi pelangi,
pelangi yang selalu berwarna sepanjang masa
Mungkin inilah jawaban dari setiap pertanyaan,
dan kenyataan dari semua alasan
Kini kau dan aku sedang MENENUN EMBUN 

Sabtu, 26 April 2014

Sampah

Pengertian Sampah

Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Dalam kehidupan manusia, sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah), misalnya pertambangan, manufaktur, dan konsumsi. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu, dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi.Menurut WHO, sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya. Sampah dalam ilmu kesehatan lingkungan sebenarnya hanya sebagian dari benda atau hal-hal yang dipandang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi, atau harus dibuang, sedemikian rupa sehingga tidak sampai mengganggu kelangsungan hidup. Dari segi ini dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan sampah ialah sebagian dari sesuatu yang tidak dipakai, disenangi atau sesuatu yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari kegiatan yang dilakukan oleh manusia (termasuk kegiatan industri), dan umumnya bersifat padat (karena air bekas tidak termasuk didalamnya).

      Jenis-jenis Sampah
1. Berdasarkan sumbernya
a.  Sampah alam
Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami, seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. Di luar kehidupan liar, sampah-sampah ini dapat menjadi masalah, misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman.
b.  Sampah manusia
Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan manusia, seperti feses dan urin. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing).  Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air.
c.  Sampah konsumsi
Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang, dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. Meskipun demikian, jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri.

d.  Sampah nuklir
Sampah nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga manusia. Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi tinggi untuk melakukan aktifitas tempat-tempat yang dituju biasanya bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih dilakukan).

2.    Berdasarkan sifatnya
a.    Sampah organik - dapat diurai (degradable)
Sampah Organik, yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos.
b.    Sampah anorganik - tidak terurai (undegradable)
Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk laiannya. Beberapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan, botol dan gelas bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran, HVS, maupun karton.

Manfaat Sampah
1.    Sebagai pupuk organik untuk tanaman.
Limbah dari sampah organik dapat dijadikan sebagai pupuk penyubur tanaman dengan menyulap sampah menjadi kompos. Kompos dapat memperbaiki struktur tanah, dengan meningkatkan kandungan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air dalam tanah.
2.    Sampah dapat didaur ulang.
Limbah sampah dari plastik dan kertas dapat didaur ulang menjadi berbagai barang yang bermanfaat seperti menjadi produk furnitur yang cantik. atau didaur ulang kembali menjadi bahan baku pembuatan produk plastik atau kertas.
3.    Menjadi sumber listrik.
Secara tidak langsung sampah dapat dijadikan sumber listrik alternatif dengan cara merubah sampah agar menghasilkan gas metana, dimana gas ini dapat dijadikan bahan bakar untuk menjalankan pembangkit listrik.

      Kerugian Sampah
Adapun kerugian yang ditimbulkan dari sampah.Sampah bisa menyebabkan banjir bandang, selain itu sampah yang dibuang sembarangan ke sungai bisa menyebabkan polusi sungai tersebut menjadi tercemar akibat sampah-sampah tersebut sulit terurai.Sampah juga menyebabkan penyakit yang timbul. Sampah-sampah yang dibuang sembarangan ke sunagi apalagi berupa plastik akan menggenang air, sehingga sampah tersebut menjadi sarang bagi nyamuk. Kemudian akan menyerang penduduk sekitar dan menyebabkan terkena demam berdarah. Selain demam berdarah akan banyak penyakit yang menyerang.

5    Solusi Mengatasi Sampah
    Solusi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah yaitu dengan memberikan sanksi atau denda kepada siswa yang membuang sampah sembarangan. Menanam tanaman di sekitar sekolah agar siswa lebih nyaman berada di sekolah. Dan siswa juga bisa membuat kerajinan dari barang bekas.

Selasa, 15 April 2014

Bagaimana Cara Bernegosiasi?


Pengertian Negosiasi

Negosiasi adalah sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak - pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan.

Keterampilan - Keterampilan Dasar

Berikut ini, adalah keterampilan -keterampilan dasar dalam bernegosiasi :
  1. Ketajaman pikiran / kelihaian
  2. Sabar
  3. Kemampuan beradaptasi
  4. Daya tahan
  5. Kemampuan bersosialisasi
  6. Konsentrasi
  7. Kemampuan berartikulasi
  8. Memiliki selera humor

Proses Negosiasi
  1. Pihak yang memiliki program (pihak pertama) menyampaikan maksud dengan kalimat santun, jelas, dan terinci.
  2. Pihak mitra bicara menyanggah mitra bicara dengan santun dan tetap menghargai maksud pihak pertama.
  3. Pemilik program mengemukakan argumentasi dengan kalimat santun dan meyakinkan mitra bicara disertai dengan alasan yang logis.
  4. Terjadi pembahasan dan kesepakatan terlaksananya program/ maksud negosiasi.
Tujuan Negosiasia


Ada beberapa tujuan dari sebuah negosiasi dalam bisnis, yaitu antara lain :
  1. Untuk mendapatkan atau mencapai kata sepakat yang mengandung kesamaan persepsi, saling pengertian dan persetujuan.
  2. Untuk mendapatkan atau mencapai kondisi penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi bersama.
  3. Untuk mendapatkan atau mencapai kondisi saling menguntungkan dimana masing-masing pihak merasa menang (win-win solution).
Hambatan dalam Keberhasilan Negosiasi 

Melihat negosiasi sebagai konfrontasi 
Konfrontasi tidak diperlukan dalam negosiasi. Kenyataannya, negosiasi yang efektif dicirikan dengan pihak-pihak yang bekerjasama untuk mendapatkan solusi, daripada masing-masing pihak berupaya MEMENANGKAN kontes keinginan. 
Selalu diingat bahwa sikap yang anda tunjukkan pada saat negosiasi (msl. keras, korporatif) akan menentukan tone dalam interaksi. Jika anda melakukan konfronasi, anda akan berkelahi dengan tangan anda. 

Mencoba Menang Dengan Berbagai Cara 
Jika anda "menang" maka harus ada yang kalah, dan akan menciptakan situasi yang kian sulit. Perspektif terbaik dalam negosiasi adalah mencoba untuk menemukan solusi dimana kedua pihak"menang" . Jangan melihat negosiasi sebagai kontes yang harus dimenangkan. 

Menjadi emosional 
Adalah hal yang wajar menjadi emosional pada saat melakukan negosiasi yang penting. Namun, semakin kita emosional, semakin kita kurang membangun negosiasi yang konstruktif. Sangat penting untuk menjaga kendali. 

Tidak mencoba memahami orang lain 
Karena kita mencoba menemukan solusi yang dapat diterima kedua belah pihak, kita perlu memahami kebutuhan dan keinginan orang lain . Jika kita tidak tahu kebutuhan atau keinginan orang lain, kita tidak dapat melakukan negosiasi dengan baik. Yang sering terjadi, ketika kita mencoba mencari tahu tentang seseorang, yang kita temukan adalah ketidaksetujuan yang tidak signifikan. 

Fokus pada kepribadian, bukan isu 
Biasanya, dengan orang yang tidak begitu kita sukai, kita cenderung menganggap betapa sulitnya orang tersebut. Ketika hal tersebut terjadi, negosiasi yang efektif tidak mungkin dilakukan. Maka penting untuk berpegang pada isu, dan menyingkirkan rasa suka atau tidak suka pada individu. 

Menyalahkan orang lain 
Pada konflik atau negosiasi, masing-masing pihak memberikan kontribusi, yang menjadikannya lebih baik atau buruk. Jika anda menyalahkan orang lain karena kesulitan yang dibuat, anda akan menciptakan situasi kemarahan. Jika anda bertanggung jawab terhadap masalah, anda menciptakan semangat kerja sama.

MANFAAT NEGOSIASI

  1. Untuk mendapatkan atau menciptakan jalinan kerja sama antar badan usaha atau institusi ataupun perorangan untuk melakukan suatu kegiatan atau usaha bersama atas dasar saling pengertian. Dengan terjalinnya kerjasama antar kedua belah pihak inilah maka tercipta sebuah transaksi bisnis yang saling terkait, sehingga membuat hidup perekonomian. Dengan kata lain, bahwa suatu proses negosiasi bisnis merupakan bagian dari suatu proses interaksi guna menghidupkan perekonomian dalam skala yang lebih luas.
  2. Dalam sebuah perusahaan, sebuah proses negosiasi akan memberikan manfaat untuk menjalin hubungan bisnis yang lebih luas dan juga untuk mengembangkan pasar, yang diharapkan memberikan peningkatan penjualan. Proses negosiasi bisnis juga akan menghasilkan harga yang lebih baik dan efisiens, yang memberikan keuntungan yang lebih besar. Dalam jangka panjang hal ini akan memberikan kemajuan dari sebuah perusahaan.

Referensi :
  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Negosiasi
  2. http://pengusahamuslim.com/tips-dasar-negosiasi#.U04Hz1WSxNs
  3. http://smjsyariah89.wordpress.com/2012/10/05/pengertian-negoisasi-dan-peran-pentingnya-negoisasi-bagi-advokat-dengan-klien/
  4. http://www.galeripustaka.com/2013/03/pengertian-tujuan-dan-manfaat-negosiasi.html

Cerita Pendek (Cerpen) : Tak Seindah Dulu

Saat matahari menampakkan wajahnya dengan ditemani embun pagi, saat itu pula senyumku mulai merekah. Entah mengapa saat aku mendapat pesan berisi ucapan selamat pagi dari seseorang yang pernah menghiasi hidupku atau bisa dibilang mantan kekasihku, aku merasa bahagia sampai aku bertanya dalam hati “tidak seperti biasanya aku merasakan bahagia seperti ini. Ada apa gerangan?”
Pagi itu aku berangkat sekolah dengan begitu bahagia dan dengan wajah yang berseri-seri. Aku tidak berhenti tersenyum sampai tiba di sekolah dan pada akhirnya ada seorang temanku yang menyadari perbedaanku, “hei Maya, kamu terlihat tidak seperti biasanya. Apa yang terjadi? Jangan-jangan..?” sebelum ia meneruskan pembicaraannya aku langsung memotongnya, “aku memang sedikit berbeda hari ini, aku sedang merasakan bahagia yang luar biasa”. “Wow, kalau boleh tau apa sih yang membuatmu bahagia?”dengan wajah penasaran ia bertanya, “hmm, ada aja. Haha” jawabku dengan begitu ringan. Rika, dialah sahabatku yang selalu ingin tahu apa yang terjadi padaku.
“Tettt......” bel masuk pun berbunyi. Pelajaran yang dipelajari terlihat begitu membosankan untuk teman sekelasku, namun memasuki pelajaran kedua ternyata gurunya tidak ada masuk kelas, kesempatan itu digunakan untuk bermain-main. Aku hanya duduk tersenyum melihat tingkah teman-temanku, sampai pada akhirnya ada seseorang dari belakangku yang menyapaku, “hei” aku menoleh ke belakang dan ternyata itu Ardi, orang yang mengirim pesan di pagi tadi. Ya, dia memang teman sekelasku “hhhhei juga” jawabku dengan sedikit gugup. “Sendiri aja” jawabnya dibarengi senyuman tulusnya. “Nggak kok, Maya sama aku di sini. Gak lihat apa?” dengan sewotnya Rika menjawab. “Apaan sih kamu?” “heh, gak enak ya aku sampe gak dianggap di sini.” “Nih nih nih, ngomong aja sama pulpen! Orang aku ngajak ngomong sama Maya.” Jawab Ardi dengan kesal. “Ih, udah udah malah berantem kalian. Hmm Di, kamu kembali aja ya ke tempat duduk kamu, temen aku ini lagi sensitif” aku pun berbicara, “hmmm, yaudah. Aku tinggal ya” jawabnya “iya” aku pun tersenyum.

“May, si Ardi kok beda banget ya sama kamu? Jangan-jangan kamu pacaran lagi sama si Ardi?”  tanya Rika padaku. “Ih, apaan sih kamu? Ya enggak lah” jawabku dan aku menceritakan apa yang sebenarnya terjadi padaku pagi tadi.
Setelah dia mendengarkan ceritaku, dia berkata “jangan-jangan kamu sama Ardi saling suka tuh. Ciee, cinta lama bersemi kembali”. Sesaat aku berpikir dan aku pun hanya bisa membalas ledekan itu dengan senyuman. “Tettttt.....” bel pulang berbunyi dengan kerasnya, wajah semua temanku begitu bahagia.
Semakin hari aku dan Ardi semakin dekat dan perasaan yang tidak biasa yang dulu pernah ada untuk Ardi menghampiriku kembali. Aku berpikir dengan sikap Ardi padaku sekarang dia juga memiliki perasaan yang sama.
Sepulang dari sekolah aku langsung merebahkan badanku di atas tempat tidurku, entahlah hari itu aku merasa begitu lelah dan aku heran dengan sikap Ardi yang sedikit berbeda padaku. Aku pun mengambil handphone karena aku ingin membuka akun facebookku, aku membuka facebook tidak lain hanya untuk melihat profil Ardi. Ternyata ada sebuah status yang bertuliskan “???? atau ????? yang mana ya?”. Setelah melihat status itu aku bertanya-tanya dalam hati, “sebenarnya apa maksud dari semua itu?”. Ingin aku bertanya pada Ardi, tapi aku tidak memiliki keberanian yang besar.
“Fitri”, tiba-tiba aku teringat pada Fitri. Fitri adalah temanku dari kecil, bisa dibilang kita mempunyai hubungan yang begitu baik. Aku tau saat ini Ardi tengah dekat dengan Fitri, sikap Ardi pada Fitri pun begitu ramah tidak seperti biasanya. Namun saat itu aku belum menyadari dengan tanda tanya yang ada pada status Ardi.
Satu minggu kemudian aku kembali teringat pada status Ardi, aku masih bingung dengan itu dan aku berusaha untuk menemukan arti dari status itu. Sampai aku tersadar, ternyata empat tanda tanya itu adalah aku (Maya), dan lima tanda tanya itu tak lain adalah Fitri. Jadi maksud dari status itu, Ardi bingung akan memilih aku atau Fitri. Aku bisa mengira itu Fitri karena mereka yang semakin dekat, semua sudah terlihat jelas bahwa Ardi menyukai Fitri.
Sejak aku mengetahui hal itu, hubunganku dengan Ardi dan Fitri tidak begitu baik, aku sedikit cuek pada Fitri. Tapi entahlah, Fitri malah mengabaikanku begitu pun Ardi. Mereka semakin dekat dan hatiku semakin terluka karena terbakar api cemburu.
Saat aku sedang bercanda dengan adik kelasku, aku berlari dan terus berlari tanpa sadar aku berhenti di antara Ardi dan Fitri. Sesaat pikiranku melayang, senyumku pun ikut memudar. Tetapi setelah aku sadar, aku pun berusaha untuk tersenyum kembali agar aku bisa menutupi kesedihanku. Namun hati ini tidak bisa aku bohongi lagi, aku menangis di balik senyum palsu. Itulah hal yang tidak pernah aku inginkan terjadi.
Pada suatu hari aku menceritakan apa yang terjadi padaku pada seorang kakak kelas yang sudah aku anggap seperti kakakku sediri. “Hei, hidup kamu masih panjang, kamu jangan menyerah hanya karena patah hati. Percayalah, masih banyak orang yang menyayangimu dengan tulus, termasuk aku”. Kalimat itu yang selalu terlontar dari mulutnya, dan kalimat itulah yang membuat aku selalu tegar. Kak Rama, dialah yang selalu menemaniku, Bahunya yang selalu siap menampung air mataku dan dia selalu bisa menghiburku.
Kejadian yang menimpa diriku telah merubahku menjadi sosok yang pemurung, hari-hariku selalu dipenuhi dengan kesedihan, tapi kak Rama selalu setia menemaniku dan dengan sabar ia menghadapiku. Air mataku selalu menetes jika aku mengingat sesosok Ardi.
“Pagi ini begitu cerah, begitu indah. Namun mengapa hatiku belum bisa secerah dan seindah ini? Ardi.” ujarku dalam hati. Bibirku tersenyum, namun tetesan air mata kembali membasahi pipiku. Aku mencoba menghapus air mataku karena aku tidak ingin semua orang tahu aku sedang bersedih.
Pagi itu aku berjalan menuju sekolah ditemani semilir angin yang sejuk dan senyuman sang mentari yang mungkin bisa membuat semua orang bersemangat, tapi tidak untukku.
Sampai tiba di sekolah aku memeluk sahabatku dan aku menangis di pelukannya. Entahlah, saat itu aku benar- benar tidak berdaya menahan sakitnya patah hati.
“Maya, kamu kenapa?” dengan cemas ia bertanya.
“Ardi ka, Ardi” jawabku dengan terus menangis.
“Kenapa? Ada apa dengan Ardi?” ia semakin cemas.
“Teganya ia lakukan ini padaku. Jika memang dia tidak menyukaiku, jika memang dia lebih memilih Fitri, mengapa dia seolah-olah memberikan keyakinan akan kembali padaku? Apa yang sebenarnya ia inginkan?” ucapku.
“hmm, sudahlah. Aku yakin dia menyukaimu tapi mungkin dia juga menyukai Fitri” jawabnya dengan nada meyakinkan.
“tapi ka ...”
“Lebih baik kamu hapus air matamu, tersenyumlah. Mana Maya yang selalu tegar? Mana Maya yang selalu bisa sabar? Apa kamu mau berubah jadi Maya yang lemah? Percayalah, masih ada orang yang jauh lebih menyayangimu.” Ucapnya dengan senyuman yang semakin meyakinkanku untuk selalu tegar. Saat itu juga aku melepaskan pelukanku dan menghapus air mataku, aku pun kembali tersenyum.
“Malam ini bintang bersinar begitu terang” ucapku dari balik jendela kamar. Aku memandangi bintang yang seolah-olah mereka tersenyum padaku sampai aku teringat pada Ardi, “Selamat malam. Bintang-bintang yang bersinar malam ini tidak seindah pancaran senyummu J”. Kembali aku membaca pesan yang Ardi kirimkan dua tahun yang lalu padaku.
Aku kembali memandangi bintang, dan sekarang aku teringat pada Fitri. “Teman baikku, ia selalu bisa memahamiku, namun mengapa saat ini ia tidak bisa memahamiku? Apa sekarang aku yang harus memahaminya? Mungkin iya.” Ujarku.
“Apakah aku masih pantas untuk menangisi mu yang hanya menjadikan aku sebagai pelarian, kamu yang datang di saat membutuhkan? Tapi, jika aku merelakanmu, apa aku bisa? Di, sampai kapanpun sayangku ini tidak akan pernah habis untukmu.” Aku bertanya-tanya dalam hati. “Relakan Ardi, aku harus bisa!” tekadku dalam hati.
Keesokkan harinya di waktu pulang sekolah. Aku pulang bersama Rika dan teman yang lain, dan tepat di depanku Ardi pulang bersama Fitri. Dari belakang aku tidak berhenti menyindir mereka karena aku sudah jengkel dengan sikap mereka yang tidak pernah menghargaiku. Kemudian Ardi berjalan duluan dan Fitri menoleh ke belakang, tersenyum padaku. Aku membalasnya dengan senyum yang sinis.
Setibanya di rumah aku berpikir kembali. Untuk apa aku selalu menyindir mereka, untuk apa aku menampakkan rasa cemburuku? Toh, itu tidak membuat mereka menjadi berjauhan. Kembali aku meyakinkan diriku untuk merelakan Ardi “May, kamu harus bisa merelakan Ardi. Karena sampai kapanpun Ardi tidak akan pernah kembali padamu. Tak ada gunanya kamu selalu menunggu Ardi.” Aku berbicara pada diriku sendri di hadapan cermin.
Aku lelah dengan sandiwara itu dan akhirnya aku memutuskan untuk mengalah, merelakan Ardi untuk Fitri.
Aku mengirimkan sebuah pesan pada mereka, “Maafkan aku sudah membuat keadaan menjadi seperti ini. Ini semua salahku. Aku sayang kalian, teman baikku Jnamun ternyata sama sekali tidak ada balasan dari mereka.
Melihat kedekatan mereka aku selalu mencoba tegar, aku selalu mencoba untuk tetap tersenyum. Dan ternyata sedikit demi sedikit aku bisa merelakan Ardi, tapi aku merelakannya bukan untuk melupakannya. Karena sulit untuk melupakan orang yang pernah mewarnai hidupku. Sesaat aku selalu teringat pada masa laluku bersama Ardi, aku pikir cinta itu bersemi kembali untuk kebahagiaan dan keindahan, tapi ternyata cinta itu tidak seindah dulu. Dan aku sadar apa yang pernah kak Rama katakan “masih banyak orang yang menyayangimu dengan tulus, termasuk aku.” Memang kak Rama yang bisa menyayangiku dengan tulus. Lebih baik aku merelakan Ardi demi kebahagiaannya dan berusaha lebih mempedulikan orang yang juga mempedulikanku.
Aku mengirimkan sebuah pesan pada semua temanku, “Terimakasih atas apa yang pernah kalian lakukan padaku. Kalian yang buat aku tersenyum, tertawa, menangis, bahkan sakit hati, aku sangat berterimakasih. Karena semua itu ada semata-mata hanya untuk membuat aku semakin dewasa. Jangan pernah menyerah untuk menghadapi dunia ini. Love you, friends J
  

Minggu, 13 April 2014

Prakata

Assalamu'alaikum wr. wb :)

       Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan waktu untuk saya berbagi dengan teman-teman, kakak-kakak, adik-adik atau bahkan ibu dan bapak semua.
       Pertama kali, ijinkan saya untuk memperkenalkan diri. Nama saya SYAFIRA MAYA ISLAMIATI, biasa orang memanggil saya MAYA. Saya adalah salah satu siswi di SMA Negeri 1 Purwakarta.
       Tujuan utama dari pembuatan blog ini adalah untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang dimana bapak Rusyidi Rasyid sebagai guru mata pelajaran tersebut. Semoga blog ini dapat bermanfaat bagi Anda semua. Terima kasih :)

Wassalamu'alaikum wr. wb